Showing posts with label Agar Android Awet. Show all posts
Showing posts with label Agar Android Awet. Show all posts

Monday, February 17, 2014

Hal-hal Inilah Yang Membuat Handphone Cepat Rusak

IBC - Handphone adalah salah satu barang yang cepat mengalami kerusakan baik karena ceroboh ataupun karena fisik Handphone yang memang rentan mengalami kerusakan. Namun, disisi lain ada hal-hal lain yang membuat handphone Anda mengalami kerusakan.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang membuat handphone Anda cepat rusak.

1. Wi-Fi Dan Bluetooth Dibiarkan Menyala
Menggunakan Wi-Fi dan Bluetooth secara tidak wajar akan membuat handphone Anda cepat rusak. Ini disebabkan oleh handphone Anda akan terus mencari signal Wi-Fi ataupun Bluetooth. Oleh sebab itu matikan Wi-Fi dan Bluetooth apabila Anda tidak memiliki jaringan Wi-Fi ataupun Bluetooth. Dengan demikian, handphone Anda akan bekerja sedikit lebih ringan.

2. Tidak Pernah Memaatikan Handphone
Hardware handphone juga perlu istirahat. Semakin lama Anda menyalakan Handphone maka semakin cepat pula kerusakan yang akan terjadi pada handphone. Terlebih lagi apabila handphone Anda adalah Smartphone. Dengan fitur-fitur yang sudah canggih, maka prosesor akan semakin bekerja dengan keras, jadi beri waktu handphone Anda istirahat paling tidak 1 jam.

3. Kebersihan Handphone Tidak Dijaga
Anda pasti sering menaruh handphone Anda disembarang tempat. Dengan kebiasaan ini, handphone Anda akan semakin mudah terkena debu. Saat debu Masuk kedalam komponen Handphone, maka semakin cepat pula handphone Anda terkena karat. Bila sudah terkena karat, maka lama-lama handphone Anda akan rusak.


download IBC Android
Download IBC Untuk Android

4. Membiarkan Handphone Di Charge Semalam (Normal 2- 3 Jam)
Ini adalah kebiasaan yang sudah tidak asing lagi, banyak yang membiarkan handphone nya mengisi daya saat pemilik tidur di malam hari. Hal ini juga dapat mempercepat rusaknya handphone. Sesuaikan lama pengisian dengan kapasitas baterai handphone Anda. Bila dirasa sudah penuh, cabut charger sesegera mungkin.

5. Memaksakan koneksi Internet ke 3G Saat Jaringan 3G Jelek
Siapa sih yang tidak mau kalau handphonenya memiliki koneksi Internet ngebut? Semua orang pasti menginginkannya. Namun, memaksan koneksi selain mebuat baterai cepat habis. handphone/smartphone Anda akan cepat panas. Saat suhu handphone/Smartphone tidak normal, maka akan mendorong cepat rusaknya handphone Anda.

6. Menggunakan Komponen dan Charger KW
Murah, itulah yang biasanya dicari, namun dengan memilih komponen dan charger yang KW juga mempercepat handphone Anda rusak. Karena komponen / charger KW tidak mempertimbangkan keseimbangan antara Charger dan Handphone.

7. Menggunakan Handphone Saat Suhu dibawah 0 / di atas 35 celcius
Normalnya, ponsel digunakan dalam suhu ruangan, 16 hingga 30 derajat Celsius. Jangan pernah menggunakan ponsel dengan suhu ruangan di bawah 0 derajat atau di atas 35 derajat Celsius. Juga jangan biarkan ponsel terpapar sinar matahari secara langsung untuk menghindari peningkatan suhu pada mesin. (IBC/berbagai sumber)

Tuesday, October 29, 2013

Agar Baterai Android Awet Dan Tidak Mudah Low Bat

Memiliki Android memang keren, tapi hampir semua pengguna Android mengeluhkan baterai yang boros. Nah kali ini IBC akan membahas bagaimana cara mengatur handphone agar Baterai Awet dan tidak gampang low bat.

1. Jaga Suhu Ponsel Tetap Dingin
ika ponsel terkena suhu panas, ada kemungkinan baterai melemah daya tahannya dan juga lebih cepat rusak. 
Karenanya, jangan biarkan ponsel terpapar suhu panas berlebihan atau terkena sinar matahari secara langsung. Baterai akan lebih awet jika ponsel digunakan dalam suhu kamar. 
Jika berada di luar ruangan, lebih baik jika ponsel ditaruh saja di dalam tas dan jangan terlalu banyak dikeluarkan.

2. Turunkan Brigthness Layar & Screen Timeout
Tips ini tampaknya sudah sering disampaikan, namun tetap perlu ditegaskan lagi. Layar memang komponen utama yang paling banyak menghabiskan daya tahan baterai. Karenanya, penting untuk menurunkan tingkat brigthness atau kecerahan layar. Perlakuan ini dipastikan akan menambah daya tahan baterai.

Tentunya penurunan tingkat brigthness tidak perlu dilakukan sampai total seluruhnya. Turunkan sampai tingkat di mana mata masih dapat melihat layar dengan nyaman. Selain tingkat brigthness, setting screen time out juga perlu diperhatikan. Setting ini mengatur berapa lama layar akan menyala jika tidak lagi disentuh. Ada baiknya untuk mempersingkat waktu screen timeout. Sehingga layar akan segera mati jika tidak dipakai dan memperpanjang umur baterai.

3. Gunakan Power Saving Mode & Matikan Vibrasi
Sebagian ponsel Android punya power saving mode yang bisa diakses dalam setting. Sesuai namanya, power saving mode ditujukan untuk menghemat penggunaan baterai. Jika power saving mode diaktifkan, ia akan melakukan beberapa teknik untuk menghemat baterai. Misalnya mematikan koneksi seperti Wi Fi atau Bluetooth, dan menurunkan kecerahan layar. Power saving mode memiliki pengaruh cukup signifikan dalam performa ponsel. Jadi disarankan agar mengaktifkannya saat baterai terindikasi mulai melemah. Mengaktirkan mode getaran atau vibrasi untuk mengingatkan panggilan atau notifikasi lain juga cukup haus baterai. Jika tidak diperlukan, sebaiknya mode vibrasi tidak dipergunakan.

4. Matikan Koneksi yang Tidak Perlu
Ponsel Android biasanya penuh dengan konektivitas. Termasuk Wi Fi, Bluetooth ataupun GPS. Ketiganya menurunkan daya tahan baterai yang tidak sedikit. Maka jika tidak digunakan, ada baiknya ketiga fitur tersebut dimatikan saja. Misalnya Bluetooth digunakan hanya saat akan mentransfer data atau memakai bluetooth headset. Dan GPS hanya perlu diaktifkan jika akan mencari arah. Dan Wi Fi hanya dinyalakan jika sudah berada di tempat yang dipastikan punya sinyal Wi Fi.

5. Matikan Flash Camera Dan Live Wallpaper
Penggunaan flash di kamera memakan daya tahan baterai cukup besar. Karenanya, jangan terlalu keasyikan memakainya untuk memperpanjang daya baterai. Demikian juga wallpaper animasi. Memang memakai wallpaper animasi terasa lebih keren dan lebih menarik dibandingkan wallpaper statis. Namun wallpaper bergerak mengahbiskan baterai lebih cepat ketimbang wallpaper statis. Gunakan hanya saat dibutuhkan, untuk kasus ini mungkin hanya pada saat ingin dipamerkan ke teman.

6. Gunakan Sinyal Yang Sesuai
Ada kalanya pengguna smartphone berada di area yang susah sinyal. Dalam keadaan ini, ponsel tetap akan secara aktif mencari sinyal. Proses pencarian sinyal tersebut memakan daya tahan baterai yang tidak sedikit. Sehingga jika tidak benar-benar dibutuhkan, ponsel dimatikan saja atau dipindah ke flight mode sehingga proses pencarian sinyal dihentikan.

7. Gunakan Aplikasi Yang Wajar
Pengguna Android sering merasa penasaran dengan Aplikasi, Nah saat pengguna meng-install aplikasi yang sebenarnya tidak diperlukan itu akan ikut memakan energi dari handphone
Gunakan aplikasi yang penting saja contohnya:
  • Matikan Facebook Messenger, kita sudah punya aplikasi untuk Facebook percuma kita install Messengernya juga
  • Buat satu aplikasi khusus untuk chatting. Memiliki banyak aplikasi chatting itu keren tapi percuma juga banyak-banyak kalau temannya itu-itu saja pastikan hanya memilih 1 aplikasi chatting
8. Force Close / Clear Cache 
Ada kalanya pngguna Android harus rajin-rajin memberseihkan cache dan force close aplikasi yang tidak diperlukan. selain mempercepat habisnya baterai kinerja RAM juga semakin berat. Jadi dua hal ini harus sering-sering dilakukan agar Android anda tidak sesak nafas 

Silahkan coba bandingkan setelah melakukan 8 cara yang ada di atas. Apabila kondisi baterai tetap boros ada kemungkinan baterai Anda sudah waktunya minta di bawa kedokter spesialist.